Kenali Bakteri Penyebab Penyakit Sipilis

By | 20/09/2017

Kenali Bakteri Penyebab Penyakit Sipilis – Penyakit sipilis adalah penyakit menular seksual yang merupakan salah satu jenis penyakit yang sangat mengerikan, Penularan infeksi penyakit ini melalui hubungan seksual dengan seseorang yang sudah lebih dulu terinfeksi. Resiko kemungkinan sipilis dapat ditekan sekecil mungkin selama kita tidak melakukan hubungan seks bebas, Bagaimana pun jenis seks anda, entah itu seks anal, oral maupun vagina, resiko penularan sipilis tetap sama besarnya.

Berhubungan intim dengan satu pasangan yang sudah resmi adalah pilihan terbaik bagi anda jika memang tidak ingin tertular sipilis, Sipilis sendiri disebarkan oleh bakteri yang dikenal dengan nama Treponema Pallidum, bakteri treponema pallidum yang masuk kedalam tubuh kita melalui kulit dan selaput lendir mulut,vagina. yang kemudian bercampur dengan darah. pada umumnya penyakit sipilis menular melalui kontak langsung atau hubungan seksual, oral maupun anal. namun penyakit sipilis juga menular melalui genetik seperti ibu ke anak.  ketika bakteri trepolema pallidum menginfeksi maka akan sampai ke-kelenjar getah bening terdekat dan kemudian masuk melalui pembuluh darah. sipilis bisa menginfeksi janin selama dalam kandungan yang kemudian dapat membuat janin menjadi cacat bahkan meninggal dalam kandungan.

sipilis

Pada tahun 1999, sipilis ditaksir telah menginfeksi setidaknya hampir 12 juta orang dari seluruh penduduk dunia ketika itu. Tahukah anda bahwa lebih dari 90% kasus diantaranya terjadi di negara berkembang termasuk Indonesia. Bagaimana dengan tahun ini? kita setuju, remaja indonesia semakin rentan terhadap penyakit menular tidak terkecuali sipilis. Gaya hidup ekstream seperti seks bebas, narkoba, tindik, tato dan sebagainya adalah beberapa alasan kenapa sipilis meningkat pesat di kehidupan modern seperti sekarang ini.

Penyakit sipilis atau raja singa menjadikan seseorang khawatir dan bahkan memiliki ketakutan lebih yang membuatnya harus mengasingkan diri dari lingkungan sebelumnya. Jika hal ini terjadi pada anda maka langkah untuk khawatir, takut dan mengasingkan diri bukanlah suatu jalan keluar yang diharapkan. Sebaliknya, optimistis, ikhtiar dan selalu mencari jalan kesembuhan adalah hal yang harus kita lakukan namun kebanyakan dari penderita sipilis tidak mengetahui bahwa mereka positif mengidap penyakit yang menyerang alat kelamin ini. Kenapa hal tersebut bisa terjadi? kurangnya edukasi serta minimnya pengetahuan mengenai gejala penyakit sipilis. Padahal, sejak gejala sipilis baru menginjak tahap awal pun nyatanya penyakit ini sudah menunjukan gejala yang jelas. Namun, karena penyakit sipilis dianggap sebagai aib, tidak jarang penderitanya memilih pura-pura tidak tahu dengan kondisi yang dia alami.

PENYEBAB PENYAKIT SIPILIS

Penyakit ini ditularkan melalui kontak seksual hampir sama penyebarannya dengan virus HIV (virus ADIS) yang ditularkan ketika seseorang melakukan kontak langsung dengan lesi sipilis (lesi berupa luka, koreng atau benjolan biasanya pada penis, vagina, dubur atau mulut), ketika ibu hamil sangant rentan menularkan ke janin. Ada beberapa macam cara penularan yang menyebabkan menularnya penyakit sipilis antara lain :

  1. kontak langsung dengan penderita jika seseorang mempunyai luka
  2. Berciuman (dengan pertukaran air liur)
  3. Hubungan seksual berupa anal, oral atau vagina
  4. Berbagi alat bantu seks
  5. Penularan dari ibu ke bayi selama kehamilan atu melahirkan
  6. Berbagi jarum atau peralatan lainnya untuk penggunaan narkoba

GEJALA PENYAKIT SIPILIS

Gejala penyakit sipilis dapat terlihat setelah beberapa minggu bakteri treponema pallidum masuk kedalam tubuh. gejala dan tingkatan tersebut antara lain :

  • Fase Primer – Biasanya dalam fase ini gejala yang ditimbulkan adalah luka pada alat kelamin dan di sekitar mulut. Luka yang terjadi berbentuk seperti gigitan serangga tapi tidak menimbulkan rasa sakit. Pada tahap ini, jika orang yang terinfeksi berhubungan seksual dengan orang lain, penularan sangat mudah terjadi. Luka ini bertahan selama 1-2 bulan. Pada akhirnya, lesi ini akan sembuh tanpa meninggalkan bekas.
  • Fase Sekunder – muncul sekitar 1–6 bulan (rata-rata sekitar 6–8 minggu) setelah infeksi pertama, ada beberapa manifestasi yang berbeda pada stadium kedua ini. Suatu ruam kemerahan bisa saja timbul tanpa disertai rasa gatal di bagian-bagian tertentu,seperti telapak tangan dan kaki, atau area lembab, seperti skrotum dan bibir vagina. Selain ruam ini, timbul gejala-gejala lainnya, seperti demam, pembesaran kelenjar getah bening, sakit tenggorokan, sakit kepala, kehilangan berat badan, nyeri otot, dan perlu diketahui bahwa gejala dan tanda dari infeksi kedua sipilis ini juga akan bisa hilang dengan sendirinya, tapi juga perlu diingat bahwa ini bukan berarti sipilis hilang dari tubuh Anda, tapi infeksinya berlanjut hingga stadium laten.
  • Fase Laten adalah stadium di mana jika diperiksa dengan tes laboratorium, hasilnya positif, tetapi gejala dan tanda bisa ada ataupun tidak. Stadium laten ini juga dibagi sebagai stadium awal dan akhir laten. Dinyatakan sebagai sipilis laten awal ketika sipilis sudah berada di dalam badan selama dua tahun atau kurang dari infeksi pertama dengan atau tanpa gejala. Sedangkan sipilis laten akhir jika sudah menderita selama dua tahun atau lebih dari infeksi pertama tanpa adanya bukti gejala klinis. Pada praktiknya, sering kali tidak diketahui kapan mulai terkena sehingga sering kali harus diasumsikan bahwa penderita sudah sampai stadium laten.
  • Fase Tersier  – Jika infeksi tidak diobati, sipilis akan berkembang ke tahapan akhir, yaitu sipilis tersier. Pada tahap ini, infeksi bisa memberi efek yang serius pada tubuh. Beberapa akibat dari infeksi pada tahapan ini adalah kelumpuhan, kebutaan, demensia, masalah pendengaran, impotensi, dan bahkan kematian jika tidak ditangani.

PENCEGAHAN MENULARNYA SIPILIS

  • Dengan menggunakan kondom dan penggunaan yang tepat dari kondom itu sendiri
  • Menjaga hubungan jangka panjang dengan satu pasangan yang tidak terinfeksi
  • Menghindari zat seperti alkohol dan zat terlarang lainnya yang dapat meningkatkan perilaku sexs
  • Tidak melakukan sexs bebas
  • Bersikap terbuka terhadap pasangan dan membicarakan tentang riwayat penyakit yang diderita

Untuk Mengetahui Pengobatannya Silahkan Kunjungi >> Lakukan Pengobatan Sipilis Tepat Pada Waktunya